KEGIATAN RAPAT KOORDINASI (RAKOR) FORUM KOMUNIKASI BUMDesa KECAMATAN GUBUG

Senin, 6 Juni 2022, Forum BUMDesa Kecamatan Gubug yang beranggotakan para pengurus BUMDesa dari masing masing desa se-kecamatan Gubug sebanyak 21 desa menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi (RAKOR). Selain dihadiri oleh anggota, Rakor kali ini dihadiri oleh beberapa pengurus BUMDesa dari kecamatan lain. Rakor menghadirkan beberapa pihak sebagai narasumber seperti Tenaga Ahli (TA) dari Dispermades kab. Grobogan dan para Pendamping Desa (PD) di Kecamatan Gubug. Dari pihak akademisi, narasumber yang dihadirkan adalah Prof. Ir. Sony Heru Priyanto, M.M dari Universitas Agung Podomoro Jakarta dan Enny Rachmani, SKM, M.Kom, Ph.D.dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang serta turut hadir beberapa akademisi dari universitas tersebut.

Penyelenggaraan kegiatan Rakor dilaksanakan di salah satu OTDW (Obyek Daya tarik Wisata) yang terdapat di Desa Wisata Penadaran yaitu Omah Gong. Omah Gong merupakan OTDW sekaligus Amenitas yang terdapat di Desa Wisata Penadaran tepatnya di dusun Sasak. Omah Gong merupakan OTDW berbentuk bangunan rumah kayu yang difungsikan untuk menyimpan peralatan kesenian khususnya perangkat Gamelan. Omang Gong berada dan menempati sebuah kawasan yang biasanya dipergunakan untuk menyelenggarakan beberapa event pariwisata desa Wisata seperti pentas kesenian Ketoprak, pasar krempyeng (pasar minggu) dan berbagai event lainya. Sebagai Amenitas yang terdapat di Desa Wisata, Omah Gong berfungsi sebagai fasilitas pertemuan, sosialisasi, rapat dan bahkan sebagai tempat bersantai.

Penyelenggaraan kegiatan Rakor BUMDesa merupakan sarana komunikasi dan koordinasi dari para pengurus BUMDesa se-kecamatan Gubug. Kegiatan ini membahas berbagai hal seperti permasalahan dalam menggali potensi dan membuat program kerja, peran BUMDesa sebagai Lokomotif Perekonomian di desa, peran sebagai hybrid dari lembaga sosial sekaligus bisnis dan berbagai hal lainya. Selain itu, Rakor juga merupakan salah satu upaya dalam mempercepat terwujudnya pengembangan BUMDesa agar benar benar mampu menjadi penguat lembaga-lembaga ekonomi desa, menjadi alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi yang ada di desa, dan lebih dari itu BUMDesa menjadi tulang punggung perekonomian pemerintahan desa dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

Kegiatan Rakor BUMDesa menjadi bagian dari rangkaian acara Kirab Budaya Apitan yang diselenggarakan di Desa Wisata Penadaran pada tahun 2022 ini. Peran BUMDesa menjadi sangat penting dan dibutuhkan terutama di desa Wisata karena merupakan lembaga milik pemerintah desa yang sengaja dibentuk dengan fungsi dan tujuan utamanya adalah memanfaatkan berbagai potensi desa untuk kesejahteraan warga masyarakatnya tak terkecuali potensi pariwisata yang ada di sebuah desa Wisata. Selain itu, dalam mengembangkan potensi wisata di desa wisata, BUMDesa berfungsi menciptakan iklim sinergi dan saling berkolaborasi dengan lembaga kemasyarakatan dibidang kepariwisataan ditingkat desa seperti Pokdarwis, Deswita dan lain sebagainya. Terdapat beberapa hal penting yang disampaikan oleh para narasumber terutama dari pihak Akademisi seperti “Strategi Pengembangan BUMBesa melalui strategi kolaborasi 5 K yaitu Kepemimpinan, Kelembagaan, Kewirausahaan, Kerjasama, Kelola” oleh Prof. Sony dan “peluang kerjasama dengan Universitas” oleh Ibu Enny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.